KI BOYOPATI /DANU REKSO Alias SUNAN LELE LAMONGAN

 WALI YANG DI SELAMATKAN OLEH ALLOH MELALUI IKAN IKAN LELE...

(Makam wali Lele Lamongan/ Ki BOYOPATI Atau Danu Rekso atau Syeh Abdus Somad....-
( Ziarah Makam Wali di Kota Lamongan Seri 9 )
Di Kecamatan glagah ,tepat nya di desa Medang,ada sebuah makam yang di kultuskan oleh penduduk sekitar dan di tengarai adalah makam Ki Danu rekso atau syeh Abdus Somad atau Mbah Boyo Pati, beliau adalah Cantrik Sunan Giri.




Pada suatu kisah Sunan Giri sedang melakukan dakwah, dan beliau beristirahat di desa Barang Kauman Kec. karang binangun. ketika singgah ini,kanjeng sunan bertemu dengan Dewi Asika atau di kenal sebagai Mbok rondo Mbarang. Dan pada saat melanjutkan perjalanan ,di tengah perjalanan kanjeng sunan Giri teringat,bahwa keris pusaka nya yang bernama koro welang ketinggalan di bale rumah mbok rondo mbarang,dan beliau baru sadar ketika sudah tiba kembali di Giri kedaton
Entah dengan alasan apa Sunan giri memerintah kan salah satu cantrik nya yaitu Danu rekso /Ki boyo pati untuk kembali ke desa mbarang mengambil keris kesayangan sunan giri yang tertinggal di bale rumah mbok rondo.
Keberadaan keris tersebut di ketahui oleh mbok rondo,seketika wanita itu mengambil dan menyimpan nya untuk kemudian di kembalikan atau syukur syukur sunan giri kembali datang mengambil nya sendiri
Nah,,saat ditugasi oleh sunan giri ,karena hari sudah larut malam maka,ki boyo pati mengambil keris dengan cara sembunyi sembunyi, karena dalam fikiran nya beliau tidak kenal dengan mbok rondo dan juga sebalik nya mbok rondo tidak kenal dengan dia, maka mustahil keris akan di berikan kepada nya.
Tetapi apa lacur,kedatangan nya di ketahui mbok rondo dan di sambut dengan teriakan Maliiing,karena mbok rondo menganggap utusan itu sedang mencuri keris sunan giri yang berada di bilik nya,padahal yang terjadi sebenar nya adalah ingin mengambil nya.
Teriakan mbok rondo membangunkan santri santri dan para tetangga,dan sejurus kemudian Masyarakt mengejar pria yang di duga mencuri keris pusaka milik sunan giri ini.
Ketika melarikan diri dan hampir tertangkap danu rekso sempat binggung, panik campur ketakutan, dan di tengah kebinggungan itu ternyata di sekitar nya ada sebuah blumbang atau kolam atau jumblengan yang banyak berisi ikan lele, dan tanpa pikir panjang ia melompat menceburkan diri kedalam kolam dan menyelam. dan akhir nya keberadaan danureksa tersamarkan oleh banyak nya ikan ikan lele ini.
ketika para pengejar sampai di tepi kolam mereka heran dengan maling yang mereka kejar kok tiba tiba hilang. ada yang menduga maling nya ada di dalam kolam, namun banyak yang meragukan,karena di permukaan kolam banyak ikan lele yang bergerombol, kalau pun ada orang yang nyebur pasti ikan ikan lele tersebut semburat dan takut. setelah di tunggu agak lama maling nya tidak muncul,akhir nya merekapun kembali,apalagi hari sudah menjelang shubuh.
Tak berapa lama pun danureksa muncul dan berterima kasih kepada ikan ikan lele itu,karena di anggap telah menyelamatkan diri nya dari kejaran orang orang mbok rondo mbarang.
Ketika berterima kasih , danurekso atau ki boyo pati bersumpah bahwa anak keturunan nya kelak tidak ada yang boleh makan ikan lele, itulah sebab muasal orang desa medang berpantangan makan lele. karena setiap makan lele akan terkena penyakit kulit,mereka menyakini bahwa itu karena kutukan mbah boyo pati. Dan aneh nya penyakit kulit itu baru sembuh kalau sudah di kasih bubuk bunga tabur di pusara mbah boyo pati.
Setelah sampai di giri dengan selamat boyo pati lantas menceritakan kejadian aneh tersebut sambil mengantarkan keris ke tuan nya. karena jasa nya inilah akhir nya sunan giri menghadiahkan keris itu kepada boyo pati.
Dan akhir nya ki boyo pati atau danu rekso kembali ke desa medang dan menetap di sana hingga akhir hayat nya. Beliau di makam kan di sebelah timur Balai desa medang Kecamatan glagah yang di kelilingi oleh tambak tambak pendududk.











Komentar

Postingan populer dari blog ini

MAKAM IBRAHIM ASMORO QONDI TUBAN

WALI SOLMED NYA SUNAN GIRI